TRENDING

Energi Terbarukan Sawit Belum Mampu atasi Ketersedian Biosolar di Indonesia

2 menit membaca View : 71
Adminsuper
Uncategorized - 14 Mei 2026

Sopir Truk se-Kalimantan Selatan Gelar Aksi Damai Soroti Kelangkaan Bio Solar Subsidi

BANJARBARU,Sawitenergi- Ketersediaan bahan baku Fame yang berrasal dari minyak CPO Kelapa Sawit dinilai belum mampun menjawab ketersediaan Biosolar di Indonesia dan terbukti diberbagai daerah di Indonesia, minyak biosolar justru langkah dan hilang dari peredaran, permasalahn tersebut menimbulkan permasalahan konkrit dan mengakibatkan kerugian besar bagi supir angkutan yang mana mereka harus antri panjang dan menunggu sampai satu harian, terkadang justru tidak dapat solar, seperti terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Selatan Ratusan sopir truk menggelar aksi damai di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (13/05/2026), sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kelangkaan BBM subsidi jenis Bio Solar yang dinilai semakin menyulitkan para pengemudi angkutan barang dan logistik.

Dalam aksi tersebut, para sopir menyampaikan harapan agar pemerintah, Pertamina, BPH Migas, dan aparat penegak hukum dapat memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Tokoh masyarakat yang turut hadir dalam aksi, Babeh Aldo, menyampaikan bahwa persoalan kelangkaan Bio Solar perlu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas transportasi, distribusi logistik, dan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi BBM subsidi, termasuk pengawasan terhadap dugaan praktik penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat kecil.

“Kami berharap ada transparansi dan pengawasan yang lebih kuat agar distribusi BBM subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya di hadapan peserta aksi.

Para peserta aksi juga meminta adanya penertiban terhadap praktik-praktik yang diduga menghambat distribusi BBM subsidi di lapangan, termasuk dugaan pungutan liar, penyalahgunaan barcode subsidi, maupun praktik penimbunan apabila memang ditemukan oleh aparat berwenang.

Selain menyampaikan aspirasi, aksi berlangsung dengan tertib dan damai di bawah pengamanan aparat kepolisian serta instansi terkait.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama stakeholder terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas distribusi BBM subsidi di Kalimantan Selatan sehingga kebutuhan operasional masyarakat, khususnya sektor transportasi dan logistik, tetap terpenuhi.

Tentang Aksi

Aksi damai ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi dari para sopir angkutan barang yang selama beberapa waktu terakhir mengaku mengalami kesulitan memperoleh Bio Solar subsidi untuk operasional kendaraan mereka.

Kontak Informasi

Untuk kebutuhan konfirmasi dan informasi lebih lanjut, media dapat menghubungi koordinator aksi atau pihak terkait di lapangan.

Catatan:
Press release ini bersifat informatif dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dugaan-dugaan yang berkembang di masyarakat tetap memerlukan verifikasi dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS